Analisis Kadar Chemical Oxygen Demand (COD) dan Biochemical OxygenDemand (BOD) Pada Air Sungai di Kota Kendari

Authors

  • Karolina Rosmiati Universitas Mandala Waluya
  • Sonya Debora Universitas Mandala Waluya
  • Sapril Kartini Universitas Mandala Waluya
  • Sri Aulia Universitas Mandala Waluya
  • Bromo Kusumo Universitas Mandala Waluya

Keywords:

Chemical Oxygen Demand, Biochemical Oxygen Demand, Titrasi Iodimetri, Sungai Wanggu

Abstract

Pencemaran pada air sungai meliputi aspek kimia, fisik dan biologi yang mempengaruhi parameter pH, suhu, Biochemical Oxygen Demand, Chemical Oxygen Demand, Dissolved Oxygen terhadap jumlah mikrooganisme pada air sungai. Hal ini berdampak pada penurunan kualitas air dan pendangkalan sedimentasi. Chemical Oxygen Demand dan Biochemical Oxygen Demand penting dalam pengendalian kandungan total pencemaran dan pengelolaan lingkungan perairan. Keduanya mencerminkan tingkat pencemaran air dan merupakan indeks komprehensif dari kandungan relatif bahan organik.

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kadar Biochemical Oxygen Demand dan Chemical Oxygen Demand pada sampel air sungai Wanggu di kota Kendari yang diambil dari beberapa titik.  Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif. Sampel pada penelitian ini adalah air sungai wanggu dengan 6 titik pengambilan di waktu pagi hari dan sore hari dengan lokasi pengambilan yang sama. Metode analisis yang digunakan adalah metode iodimetri., metode ini digunakan untuk mengukur jumlah oksigen yang dibutuhkan untuk mengoksidasi bahan organik secara kimiawi.

Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk pengujian kadar Chemical Oxygen Demand tidak melebihi baku mutu yang ditetapkan melalui Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021 dengan hasil yang diperolah yaitu <1 mg/L. Sedangkan untuk pengujian kadar Biochemical Oxygen Demand melebihi baku mutu yang ditetapkan melalui Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021 dengan hasil yang diperoleh yaitu Titik 1(P) = 9 mg/L, Titik 2(P) = 7,1mg/L, Titik 3(P) = 12 mg/L dan Titik 1(S) = 8,6 mg/L. Hal tersebut menandakan bahwa tingkat pencemaran Biochemical Oxygen Demand termasuk pencemaran berat.

Kesimpulan pada penelitian ini yaitu pada analisis kadar Chemical Oxygen Demand memiliki nilai dalam rentang normal sedangkan untuk analisis kadar Biochemical Oxygen Demand yaitu  melebihi ambang batas khususnya di waktu pengambilan sampel pagi hari.

 

Downloads

Published

2025-02-12