Identifikasi Adverse Drug Reactions Penggunaan Obat Antidiabetes pada Penderita Diabetes Melitus Tipe II di Puskesmas Mataoleo KabupatenBombana Periode Januari-Desember Tahun 2023
Keywords:
Adverse Drug Reactions, Naranjo, antidiabetesAbstract
Diabetes melitus (DM) adalah kelompok penyakit yang ditunjukkan dengan adanya kelainan metabolic heterogen yang ditandai dengan kondisi hiperglikemia. Penggunaan obat antidiabetes dapat menimbulkan Adverse Drug Reaction. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada kejadian ADRs selama pasien di rawat inap di puskesmas Mataoleo serta efek samping apa saja yang terjadi. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif non eksperimental observasi dengan pengambilan data secara retrospektif, yaitu penelitian yang dilakukan dengan cara mengumpulkan dan menganalisis data pada waktu yang lalu. Penelitian ini di lakukan di Puskesmas Mataoleo Kabupaten Bombana. Jumlah populasi pada penelitian ini yaitu 67 pasien namun yang masuk kriteria inklusi sebanyak 20 sampel. Hasil penelitian Terdapat 29% kejadian ADRs dari 67 pasien,20 pasien masuk dalam kriteria inklusi dengan penilaian hasil algoritma Naranjo yaitu 4 pasien dengan derajat kepastian Difinite (pasti), 11 pasien dengan derajat kepastian Probable (kemungkinan) dan 5 pasien dengan derajat kepastian Possible (mungkin). Serta Efek samping penggunaan obat antidiabetes oral dengan kombinasi ranitidine memiliki persentase 85 % dengan gejala ADR yang di rasakan yaitu mual dan muntah. Jadi dapat di simpulkan bahwa terdapat kejadian Adverse Drug Reactions (ADRs) pada pasien Diabetes Melitus yang di berikan terapi antidiabetes oral selama menjalani rawat inap. Adapun saran dari penelitian itu yaitu perlunya monitoring penggunaan obat oleh dokter dan apoteker serta di harapkan penulisan data rekam medis lebih jelas dan lengkap untuk menghindari kesalahan dalam membaca bagi peneliti selanjutnya. Kata Kunci: Adverse Drug Reaction, Naranjo, obat antidiabetes
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Sains dan Teknologi Kesehatan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.